Sejarah



SEJARAH  
Komunikasi dan Penyiaran Islam

          Pada  tanggal 29 September 2015  dilaksanakan Harmonisasi  draf Peraturan Presiden tentang alih status  di Kemenkumham  RI antar berbagai kementerian terkait. Selanjutnya hasil harmonisasi dari Kemenkumham dikirimkan ke Menpan-RB untuk persetujuan dan selanjutnya dikirim ke Sekretariat Negra untuk pembuatan Perpres. Setelah melalui proses panjang, akhirnya terbitlah PERPRES Nomor 147 Tahun 2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang Perubahan STAIN Batusangkar menjadi IAIN Batusangkar  dan diundangkan tanggal 28 Desember 2015. Perubahan inilah yang berimplikasi terhadap pengembangan kelembagaan di IAIN Batusangkar. Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja IAIN Batusangkar tanggal 8 April 2016, pada pasal 6 dinyatakan bahwa fakultas yang ada di IAIN Batusangkar terdiri dari :
  1. Fakultas Ushuluddin, Adab dan Da’wah.
  2. Fakultas Syariah, dan 
  3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
  4. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Pengembangan tiga fakultas ( Ushuludin adab dan da’wah, Syariah serta Ekonomi dan Bisnis Islam ) merupakan pemecahan dari prodi-prodi yang sebelumnya ada dibawah naungan jurusan syariah, yang dibagi atas ;

No  Fakultas  Jurusan / Prodi

NO
Fakultas
Jurusan
1
Ushuluddin, Adab dan Da’wah
1.    Ilmu Alquran dan Tafsir
2.    Komunikasi dan Penyiran Islam
2
Syariah
1.    Al Ahwal Syahsiyah
2.    Hukum dan Ekonomi Syariah
3.    Hukum Tata Negara
3
Ekonomi dan Bisnis Islam
1.    Perbankan Syariah
2.    Ekonomi Syariah
3.    Manajemen Informatika



Sementara Fakultas tarbiyah dengan jurusannya merupakan pengembangan dari jurusan tarbiyah dan sepuluh program studi yang sebelumnya telah ada di STAIN Batusangkar. Selanjutnya dalam rangka mengerakkan dan mengembangkan dari setiap fakultas yang ada di IAIN Batusangkar diperlukan adanya panduan dan pedoman bagi seluruh sivitas akademika, dalam rangka pencapaian visi Fakultas, khususnya Fakultas Ushuluddin, Adab dan Da’wah Unggul dalam kajian keilmuan  ushuluddin, adab dan dakwah yang integratif ,  interkonektif, berkearifan lokal dan bereputasi global pada tahun 2029, disusunlah Rencana Strategis tahun 2015 – 2019. 
Berdasarkan hal di atas, dalam lima tahun ke depan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Da’wah akan melakukan upaya pengembangan dengan berfokus pada: (1) Penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan yang berorientasi pada integrasi dan interkoneksi keilmuan.  (2) Pengembangan dan penyebar luasan hasil riset unggulan bidang keilmuan, keagamaan dan penyelesaian isu strategis pada tataran lokal, regional dan nasional. (3) Penyelenggaraan dan pengembangan pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan dan pendayagunaan  inovasi dalam integrasi dan interkoneksi keilmuan untuk memberdayakan masyarakat. (4) Menyelenggarakan dan mengembangkan pembinaan kemahasiswaan untuk meningkatkan mutu lulusan serta meningkatkan jejaring dan pemberdayaan peran alumni; (5) Pengembangan kapasitas sumber daya (SDM, sarana dan prasarana, dan keuangan), dan usaha institut dalam mendukung penyelenggaraan Tridharma untuk peningkatan kesejahteraan dan keunggulan Institut. (6) Pengembangan tatakelola institut yang sehat dan akuntabel sebagai perguruan tinggi otonom berbasis sistem informasi yang terintegrasi.

0 komentar :